Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang Menggelar Pelatihan Pengelolaan Toilet di Destinasi Pariwisata

Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang Menggelar Pelatihan Pengelolaan Toilet di Destinasi Pariwisata

Penulis: Admin

Diterbitkan pada: Selasa, 22 Juni 2021 | 03:16 WIB

Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang menggelar pelatihan pengelolaan Toilet di destinasi pariwisata Kota Pangkalpinang di Bangka City Hotel, Selasa (22/6/2021). Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari 22-24 Juni 2021, di Bangka City Hotel dan dibiayai melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) Non Fisik Kemenparekraf RI tahun 2021. Pelatihan tersebut dilaksanakan sebab toilet di kawasan wisata Kota Pangkalpinang belum standar. Demikian hal tersebut disebutkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Agung Yubi Utama, kata Agung dengan pelatihan itu toilet wisata akan menjadi lebih baik lagi. "Makanya pelatihan ini kami lakukan terutama yang merupakan aset kita supaya lebih baik lagi dan akan ditingkatkan standarnya, kalau sekarang kita akui toilet wisata kita belum standar. Toilet yang sudah standar itu nantinya akan dibuatkan ditempat-tempat wisata di Kota Pangkalpinang termasuk Alun-alun Taman Merdeka dan Taman Sari "Makanya kita latih hari ini para pengelola wisata kita yang ada di Pantai Pasir Padi, Alun-alun Taman Merdeka, Taman Sari, Taman Dealova dan lainnya agar bisa meningkatkan keterampilan sesuai standar. Agung pun tak menargetkan kapan toilet standar itu akan dibuatkan di Kota Pangkalpinang, semua tergantung kita semua konsen tidak menginvestasikan hal ini, karena pariwisata itu tentang investasi. Ini juga agar para wisatawan kita nyaman saat berkunjung ke destinasi wisata kita," katanya. Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam mengapresiasi pelatihan ini, karena memberikan pengetahuan kepada pengelolah bagaimana standart pengadaan toilet. "Ini penting karena merupakan wajah kebersihan destinasi wisata kita, yang dilihat wisatawan itu adalah toiletnya, kalau tidak bersih, aman dan memadai itu bagaimana orang mau datang lagi," ujar Radmida. "Apalagi perempuan, toilet bersih dan nyaman itu yang utama,jadi untuk para pengelola dapat tahu bersihnya toilet seperti apa standartnya seperti apa, dan toilet yang benar seperti apa," ujar Radmida. Toilet Perempuan pun dikatakannya harus lebih banyak dari lelaki, karena wanita lebih lama didalam toilet dibandingkan lelaki. "Untuk proses buang air kecil saja perempuan lama, dan toilet-toilet di Sekolah- sekolah harus lebih banyak dari pada laki-laki, jadi program ini pun sudah responsif gender, ini harus diubah strateginya, harus lebih banyak perempuannya," katanya. Kabid Destinasi dan Pariwisata kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi mengatakan, perkembangan pariwisata di Indonesia sangat berhubungan erat dengan perkembangan sektor lain dalam kehidupan masyarakat, sebab pariwisata bersifat interdepedensi, dimana perkembangannya adalah sangat tergantung pada banyak faktor antara lain adalah ketersediaan sarana dan prasarana di suatu Daya Tarik Wisata. "Kebutuhan akan fasilitas umum ini semakin hari semakin meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk dan banyaknya orang yang bepergian, sehingga menuntut para pengelola di suatu Destinasi pariwisata dapat menyediakan dan memberikan fasilitas yang terbaik. Salah satu yang harus di perhatikan adalah keberadaan Toilet umum di area publik yang harus memperhatikan lingkungan sekitar," ujar Dwidy. Menurutnya, hal ini pula agar tidak mencemari lingkungan yang ada, mengingat banyaknya pengunjung yang menggunakan fasiliatas pariwisata. "Kegiatan ini dibagi beberapa layanan pariwisata dan ada beberapa tahapan yaitu tahap teori, praktek, dan visitasi . Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini agar pengelolaan toilet di destinasi pariwisata meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang layanan di sarana unun pariwisata," sebutnya. "Mewujudkan layanan toilet umum dengan prinsip bersih, kering dan harum, meningkatkan kunjungan wisatawan Nusantara maupu mancanegara," ucapnya. Kata Dwidy, peserta kegiatan pelatihan pengelolaan toilet di destinasi pariwisata ini diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari utusan pengelola destinasi pariwisata Kota Pangkalpinang dan kelompok sadar wisata.

Rekomendasi

Berita Terkait

Lihat Selengkapnya
Festival Pasir Padi VII 2026 Sukses Digelar, Sukses Dorong Ekonomi dan Pelestarian Budaya

Festival Pasir Padi VII 2026 Sukses Digelar, Sukses Dorong Ekonomi dan Pelestarian Budaya

#asp | 01 Jul 2026

Festival Pasir Padi VII Tahun 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya dengan catatan gemilang, tidak hanya sukses melestarikan tradisi budaya lokal, tetapi juga berhasil menggerakkan roda ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang. <p> <br></p> <div style="font-family: 'Segoe UI', Arial, sans-serif; line-height: 1.6; color: #333; max-width: 1280px; margin: auto; padding: 20px; border: 1px solid #e0e0e0; border-radius: 10px; background-color: #f9f9f9;"> <header style="border-bottom: 3px solid #0056b3; padding-bottom: 15px; margin-bottom: 20px;"> <p style="font-size: 14px; color: #666; margin-top: 10px;"><b>PANGKALPINANG</b> – Festival Pasir Padi VII Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses dan lancar.</p> </header> <section> <p>Event yang mengusung tema <b>"Event Kolaborasi: Harmoni Pesisir Bangka 'Wave of Togetherness'"</b> ini berlangsung meriah selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 Juni 2026 di Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang.</p> <p>Festival ini menjadi wadah kolaborasi strategis antara pemerintah, komunitas budaya, pelaku pariwisata, dunia usaha, hingga masyarakat luas untuk mempromosikan Pantai Pasir Padi sebagai destinasi wisata unggulan. Sepanjang perhelatan, diperkirakan sebanyak 11.307 pengunjung hadir untuk menikmati berbagai rangkaian acara, mulai dari tradisi budaya Peh Cun, festival barongsai, hingga pentas seni budaya.</p> </section> <section style="background-color: #ffffff; padding: 15px; border-left: 5px solid #28a745; margin: 20px 0; border-radius: 4px;"> <h2 style="color: #28a745; margin-top: 0; font-size: 20px;">Dampak Ekonomi dan Partisipasi Masyarakat</h2> <p>Selain sukses sebagai ajang hiburan dan pelestarian tradisi, festival ini memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Sebanyak 52 UMKM yang terlibat dalam bazar ekonomi kreatif mencatatkan nilai transaksi fantastis mencapai <b>Rp. 351.750.000,-</b></p> <p>Kesuksesan ini juga didukung oleh tingginya partisipasi berbagai elemen. Tercatat sebanyak 7.197 orang terlibat sebagai pendukung acara, termasuk 5.000 peserta <i>Color Run</i>, ratusan anggota komunitas seni, budaya, barongsai, hingga para pedagang kaki lima.</p> </section> <section> <h2 style="color: #0056b3; font-size: 20px;">Apresiasi bagi Seluruh Stakeholder</h2> <p>Panitia Pelaksana Festival Pasir Padi VII menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini. Kesuksesan ini merupakan buah kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak:</p> <ul style="list-style-type: square; padding-left: 20px;"> <li style="margin-bottom: 10px;"><b>Pemerintah & Instansi:</b> Pemerintah Kota Pangkalpinang, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta dinas-dinas terkait (Dispar, Disperindag, Dishub, Diknas, Satpol PP, dll) yang bahu-membahu dalam teknis dan keamanan.</li> <li style="margin-bottom: 10px;"><b>Mitra & Sponsor:</b> Dukungan luar biasa dari Bank Indonesia, PT Timah Tbk, Bank Sumsel Babel, Maxim, Telkomsel, Depati Amir Airport, BPJS Ketenagakerjaan, serta berbagai pelaku usaha kuliner dan mitra lainnya.</li> <li><b>Komunitas & Kreator:</b> FOBI, Dekranasda Kota Pangkalpinang, Josa Entertainment, Lima Punggawa Nusantara (Paspamer), serta seluruh komunitas budaya, musisi lokal, <i>influencer</i>, dan relawan.</li> </ul> </section> <blockquote style="font-style: italic; background: #eef6ff; padding: 15px; border-radius: 5px; border-left: 5px solid #0056b3; margin: 20px 0;"> "Keberhasilan penyelenggaraan Festival Pasir Padi VII Tahun 2026 adalah hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Terima kasih kepada seluruh stakeholder, masyarakat, dan media massa yang telah mendukung penuh kegiatan ini," ujar pihak Panitia Pelaksana. </blockquote> <footer style="margin-top: 20px; font-size: 14px; color: #555;"> <p>Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas festival di tahun-tahun mendatang, memperluas promosi ke tingkat nasional, serta memperkuat kolaborasi demi memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang.</p> </footer> </div>

Pemilihan Bujang Dayang Kota Pangkalpinang 2025 Resmi Dibuka, Cari Duta Wisata Berwawasan Luas!

Pemilihan Bujang Dayang Kota Pangkalpinang 2025 Resmi Dibuka, Cari Duta Wisata Berwawasan Luas!

#cpz | 10 Jun 2026

Pangkalpinang, – Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang (DISPAR) bekerja sama dengan Ikatan Bujang Dayang Kota Pangkalpinang (IBUDY) secara resmi membuka pendaftaran untuk ajang bergengsi Pemilihan Bujang Dayang Kota Pangkalpinang 2025. Ajang ini bertujuan mencari putra-putri terbaik daerah yang siap menjadi duta pariwisata, kebudayaan, dan ikon bagi generasi muda Pangkalpinang. Linimasa dan Tahapan Penting Proses pemilihan akan dilaksanakan secara maraton sepanjang November dan Desember 2025, dengan rincian jadwal sebagai berikut: Tahapan Tanggal Pelaksanaan Periode Pendaftaran 1 November – 27 November 2025 Seleksi 1 Desember – 2 Desember 2025 Karantina 17 Desember – 19 Desember 2025 Malam Final 20 Desember 2025 Syarat dan Ketentuan Peserta Panitia telah menetapkan beberapa persyaratan ketat untuk memastikan kualitas calon Bujang dan Dayang: Warga negara Indonesia berdomisili di Kota Pangkalpinang. Berusia 16 hingga 25 Tahun dan belum menikah. Tinggi badan minimum Bujang 165 cm dan Dayang 160 cm. Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari obat-obatan terlarang. Memiliki pengetahuan umum dan berwawasan luas tentang pariwisata, kebudayaan, serta isu-isu terkini. Mampu berkomunikasi dengan baik dalam Bahasa Indonesia. Tata Cara Pendaftaran Pendaftaran dapat dilakukan secara daring maupun luring dengan kelengkapan berkas sebagai berikut: Mengisi Formulir Pendaftaran yang dapat diunduh melalui bit.ly/FormulirBDPKP25. Membayar biaya registrasi sebesar Rp 100.000,- melalui transfer ke Rekening BRI 219301005521537 atas nama Ikatan Bujang Dayang Pangkalpinang. Melengkapi berkas administrasi seperti: Fotokopi KTP/Kartu Pelajar (1 lembar), Foto Fullbody ukuran 4R tampak depan, Surat Keterangan Sehat, dan Fotokopi piagam penghargaan (bila ada). Pendaftaran dan penyerahan berkas dapat dilakukan melalui link pendaftaran bit.ly/budaypkp2025 atau langsung ke Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang. Peluang Sponsorship Dalam kesempatan ini, IBUDY juga membuka peluang kerjasama seluas-luasnya dengan perusahaan dan media melalui program Sponsorship & Media Partner. Pihak yang tertarik dapat menghubungi: Bujang Virgi: +62 811-7177-096 Bujang Dimas: +62 812-7825-2543 Ajang Pemilihan Bujang Dayang Kota Pangkalpinang 2025 diharapkan melahirkan duta-duta terbaik yang mampu membawa nama harum Kota Pangkalpinang di kancah yang lebih luas.

Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekonomi Kreatif 2025, Padukan E-Sports, Musik, dan Kearifan Lokal!

Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekonomi Kreatif 2025, Padukan E-Sports, Musik, dan Kearifan Lokal!

#asp | 10 Jun 2026

Pangkalpinang, – Kota Pangkalpinang siap menjadi pusat kreativitas dengan digelarnya Festival Gema Ekonomi Kreatif Pangkalpinang 2025. Diinisiasi oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, festival ini menyatukan berbagai subsektor ekraf, mulai dari e-sports hingga seni tradisi dan kriya, selama empat hari penuh. Festival akan berlangsung dari 5 hingga 8 November 2025 di dua lokasi utama: Wilhelmina Park (Taman Sari) dan MCD Pangkalpinang, mengusung tema “Dari Pangkalpinang untuk Indonesia Kreatif”. 🎤 Musik, Seni, dan Pertunjukan Utama Panggung utama festival akan dimeriahkan oleh bintang tamu spesial dan penampilan seni budaya lokal yang membanggakan: Bintang Tamu: Penampilan spesial dari Antaratika Band dan berbagai grup musik lainnya. Kearifan Lokal: Pertunjukan kolosal dari Sanggar Setampa yang memadukan tarian, musik, dan drama, memamerkan kekayaan budaya Bangka Belitung. Festival Band: Kompetisi musik untuk kategori Pelajar & Mahasiswa yang akan berlangsung pada 7-8 November, memperebutkan hadiah total jutaan rupiah, trophy, dan sertifikat. ☕ Pasar Kreatif dan Kuliner (7-8 November) Wilhelmina Park akan disulap menjadi pasar kreatif yang ramai dengan fokus pada: Bazar Pelaku Ekonomi Kreatif: Menampilkan produk dari berbagai subsektor ekraf, seperti fashion, kriya, kuliner, desain, dan lainnya. Coffe Street Market: Ajang eksplorasi kopi, tempat para pelaku usaha kopi gerobak Pangkalpinang dapat memamerkan dan menjual racikan kopi favorit mereka. Market Lainnya: Terdapat pula Coffee Market, Culinary Market, dan Craft & Fashion Market. 🎮 Ajang Kompetisi E-Sports Sektor game dan e-sports juga menjadi sorotan utama dengan diselenggarakannya Mobile Legends Tournament di MCD Pangkalpinang pada 6-7 November 2025. Turnamen ini menyediakan 32 slot terbatas dan memperebutkan hadiah Jutaan Rupiah, Trophy, dan Sertifikat. 🎨 Workshop Kreatif Bagi yang ingin mengasah keterampilan, tersedia beberapa workshop menarik: Workshop Membuat Gelang Estetik: Bersama O’Bross Collection, diadakan pada 8 November 2025 di Taman Sari. Biaya partisipasi Rp 45.000,- (Umum). Workshop 3SHECSA Decoupage Art: Bersama Galeri Shesca, yang berlangsung pada 7-8 November 2025. Peserta dapat membuat dan membawa pulang hasil karyanya, seperti dompet koin atau kipas. Festival ini diharapakan menjadi momentum untuk mempromosikan dan mendukung karya anak negeri, serta menjadi pemicu geliat ekonomi kreatif di Bangka Belitung. Seluruh masyarakat diundang untuk hadir dan merayakan kreativitas tanpa batas.