Sorotan

Pangkalpinang
Terkini

Semua informasi terkini seputar Pangkalpinang dapat kamu lihat di sini.

Jelajahi Ciri Khas Pangkalpinang
/

Event & Competition Mendatang

Event dan Competition
Istimewa Tahun Ini!

Lihat Semua Event & Competition

Rekomendasi

Destinasi Wisata

Pesisir
Pantai Pasir Padi

Pantai Pasir Padi terletak di Kelurahan Temberan, ± 8 km dari pusat Kota Pangkalpinang merupakan kawasan pariwisata potensial di Kota Pangkalpinang. Pantai Pasir Padi memiliki garis pantai dengan hamparan pasir putih sepanjang 2 km. Salah satu keunikan Pantai Pasir Padi adalah struktur pantainya yang landai, kontur pasir yang padat sehingga pantai ini nyaman untuk dilalui dengan jalan kaki bahkan dapat dilalui oleh kendaraan bermotor baik roda dua, roda empat bahkan truk jenis tronton. Keindahan Pantai Pasir Padi tidak kalah menariknya dengan pantai-pantai di Pulau Bangka lainnya. Selain memiliki panorama yang dihiasi laut biru, alam asri dan pulau-pulau menarik, tidak jauh dari bibir pantai terdapat sebuah daratan kecil yang bernama Pulau Punai, yang dapat dikunjungi dengan berjalan kaki di waktu air surut. Pantai Pasir Padi merupakan objek wisata yang paling banyak dikunjungi masyarakat, terutama masyarakat Kota Pangkalpinang dan sekitarnya. Pada hari libur jumlah kunjungan wisatawan mencapai 6.000 orang per hari. Selain menikmati panorama alam pantai yang indah wisatawan juga bisa berenang, bermain layang-layang, voli pantai, sepakbola, motor cross atau sekedar menikmati kesegaran es kelapa muda di tengah semilir angin pantai. Saat ini kawasan wisata Pantai Pasir Padi tersedia fasilitas pendukung seperti hotel resort, restoran, tempat souvenir, arena bermain anak, outbound dan ketangkasan serta permainan olahraga air. Selain itu di sepanjang pantai terdapat rumah makan yang menyediakan makanan laut seperti ikan, kepiting, cumi, kerang-kerangan dan lain-lain dengan harga yang relatif murah. Guna pengembangan kota dan kepariwisataan, kawasan Pantai Pasir Padi direncanakan akan dibangun mega proyek Pasir Padi Waterfront City atau kota baru di atas air terbesar se-Asia Tenggara.

Pantai Pasir Padi
Sejarah
Taman Sari (Wilhelmina Park)

Taman Sari (Wilhelmina Park) terletak pada sisi Barat Rumah Residen dan Pada sisi Timur Gedung Pertemuan Panti Wangka (Societeit Concordia). Taman Sari dirancang oleh Van Ben Benzenhorn, merupakan fasilitas pendukung dari Rumah Residen yang berfungsi sebagai taman, konservasi tanaman, tempat berolahraga ringan dan tempat beraingin-angin (zich onspannen) Luas areal Tamansari saat ini 3.780 m2. Pada lokasi taman dibangun Tugu Pergerakan Kemerdekaan yang diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Drs. Mohammad Hatta pada bulan Agustus 1949 dengan cara membuka selubung kain pada tugu. Bentuk Tugu dibangun dengan arsitektur yang unik dan menarik terdiri atas bagian, pada bagian bawah berbentuk punden berundak-undak berbentuk segi delapan dengan undakan sebanyak 17 undakan, yang memiliki makna, tanggal 17 saat diresmikannya Tugu Pergerakan Kemerdekaan. Undak-undak bersegi delapan diartikan sebagai bulan delapan atau bulan Agustus saat diresmikannya Tugu Pergerakan Kemerdekaan. Jumlah undakkan jika dikalikan panjangnya tiap-tiap lingkar persegi delapan berjumlah 49 meter, dapat diartikan Tugu kemerdekaan dibuat pada tahun 1949. Bagian tengah berbentuk Yoni sedangkan bagian atas berbentuk Lingga dengan ukuran yang simetris sehingga tampak serasi. Tinggi keseluruhan mulai dari undak terbawah sampai puncak lingga setinggi 7,65 meter terdiri dari undak dan yoni 1,65m dan tinggi lingga 4,35m dengan luas areal tugu seluas 168m2. Nama Wilhelmina Park diubah menjadi Taman Sari setelah kemerdekaan bersamaan dengan perubahan nama jalan Merdeka (residen straat). Taman Sari juga dijadikan sebagai nama satu Kecamatan di Pangkalpinang tempat lokasi taman berada. Taman Sari (Wilhelmina Park) merupakan salah satu Cagar Budaya Kota Pangkalpinang (Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor : PM.13/PW.007/MKP/2010, tanggal 8 Januari 2010) dan dilindungi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Taman Sari (Wilhelmina Park)
Budaya
Masjid Kubah Timah

Masjid Agung Kubah Timah: Ikon Kebanggaan Pangkalpinang Masjid Agung Kubah Timah merupakan mahakarya arsitektur yang menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Pangkalpinang. Terletak strategis di pusat kota, tepatnya di kawasan Alun-alun Taman Merdeka, masjid ini memadukan nilai spiritualitas yang mendalam dengan kekayaan sejarah daerah Bangka Belitung. Arsitektur yang Unik dan Filosofis Ciri khas utama yang menjadikan masjid ini ikonik adalah lima kubah berwarna putih yang melambangkan kemurnian. Desain kubah tersebut secara spesifik terinspirasi dari bentuk "tudung saji" atau penutup makanan khas Bangka, yang memberikan kesan lokal yang kental sekaligus modern. Material: Sesuai dengan namanya, pemilihan warna putih pada kubah mencerminkan nuansa timah, mineral yang menjadi komoditas sejarah paling berharga bagi tanah Bangka. Struktur: Masjid ini didesain dengan konsep terbuka dan ramah lingkungan, memastikan sirkulasi udara yang baik agar jamaah merasa nyaman selama beribadah di tengah iklim tropis. Estetika: Perpaduan elemen arsitektur modern dengan sentuhan lokal membuat bangunan ini tampak megah namun tetap harmonis dengan lingkungan sekitarnya. Pusat Kehidupan dan Syiar Islam Lebih dari sekadar bangunan fisik, Masjid Agung Kubah Timah berperan sebagai pusat aktivitas keagamaan dan sosial bagi warga Pangkalpinang: Destinasi Ikonik: Keindahannya menjadikan masjid ini magnet bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangkalpinang, baik untuk beribadah maupun sekadar menikmati arsitekturnya yang memukau, terutama saat lampu-lampu indah menyala di malam hari. Ruang Terbuka: Lokasinya yang terintegrasi dengan area publik menjadikannya titik kumpul yang edukatif dan religius, mempererat tali silaturahmi antarwarga. Masjid ini bukan sekadar tempat bersujud, melainkan representasi dari filosofi masyarakat Bangka Belitung yang menjunjung tinggi kebersamaan, kejayaan sejarah, dan keimanan yang kokoh.

Masjid Kubah Timah
arrow-left arrow-right

Berita

Kumpulan Berita
Pariwisata Pangkalpinang

Lihat Semua Berita
COMING SOON Festival Pasir Padi 7

COMING SOON Festival Pasir Padi 7

#cpz | 11 Jun 2026

19–21 Juni 2026 Bersiaplah untuk kemeriahan budaya, hiburan, dan pesona wisata pantai dalam satu perayaan terbesar di Kota Pangkalpinang. Festival Pasir Padi 7 Pehcun hadir kembali dengan berbagai rangkaian acara menarik yang memadukan tradisi, kreativitas, kuliner, dan hiburan untuk seluruh masyarakat. Nikmati suasana meriah di kawasan Pantai Pasir Padi dengan penampilan seni budaya, pertunjukan hiburan, festival kuliner, aktivitas komunitas, hingga berbagai atraksi menarik lainnya yang akan memeriahkan perayaan Pehcun tahun ini. Catat tanggalnya dan jangan lewatkan pengalaman seru bersama keluarga, sahabat, dan komunitas terbaikmu. 📍 Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang 📅 19–21 Juni 2026 COMING SOON — Nantikan informasi lengkap dan rangkaian acara selanjutnya!

Pangkalpinang Siap Gelar Festival Semarak Ekraf 2: Pesta Kreativitas, Kuliner, dan Teknologi di Jantung Kota

Pangkalpinang Siap Gelar Festival Semarak Ekraf 2: Pesta Kreativitas, Kuliner, dan Teknologi di Jantung Kota

#cpz | 11 Jun 2026

PANGKALPINANG – Kota Pangkalpinang akan kembali semarak dengan perhelatan akbar Festival Semarak Ekraf 2 yang akan berlangsung selama tiga hari penuh, mulai dari 15 hingga 17 Mei 2026. Berpusat di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM), acara ini dirancang sebagai wadah bagi pelaku ekonomi kreatif sekaligus destinasi wisata keluarga yang lengkap. Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, Ph.D., bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna, SE., M.M., mengundang seluruh masyarakat Bangka Belitung untuk ikut memeriahkan acara yang mengusung semangat “Ekraf Bangkit Pangkalpinang Kreatif” ini. Rangkaian Acara Unggulan Festival ini menawarkan beragam aktivitas yang mencakup berbagai subsektor ekonomi kreatif, di antaranya: Surga Kuliner: Menampilkan Bazar Otak-Otak Pangkalpinang yang dijuluki “Terenak Sedunia”, Bazar Pelaku Ekonomi Kreatif, serta Coffee Street Market bagi para pecinta kopi. Kompetisi Teknologi & Seni: Pada Sabtu, 16 Mei, akan digelar Bangka Robotic Competition (Robot Soccer dan Line Follower) untuk tingkat SD, serta Lomba Mewarnai dan Menggambar bagi kategori TK hingga SD. Hiburan & Komunitas: Penampilan spesial dari bintang tamu Herri Gamma One pada tanggal 16 Mei, serta kemeriahan Cosplay Parade yang berlangsung pada 15-16 Mei. Edukasi & Workshop: Workshop Decoupage oleh Galeri Shesca yang memungkinkan pengunjung berkreasi dengan media pilihan sendiri hanya dengan biaya mulai dari Rp50.000. Pertunjukan Seni Teater Selain di Alun-Alun, festival ini juga menyuguhkan karya seni peran tingkat tinggi melalui Drama Teater “Batin Tikal: Kuasa Simbolik Rambut Keramat” oleh Sanggar Buluh Perindu. Pertunjukan ini dilaksanakan di Auditorium Sofyan Tsauri UNMUH BABEL pada 15-16 Mei pukul 16.00 WIB dengan harga tiket masuk hanya Rp20.000.

Pangkalpinang Berpeluang Jadi “Next Kota Toleran”

Pangkalpinang Berpeluang Jadi “Next Kota Toleran”

#asp | 11 Jun 2026

Pangkalpinang semakin menunjukkan potensinya sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai keberagaman dan harmoni sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini kian mendapat perhatian sebagai salah satu daerah yang memiliki praktik toleransi yang kuat di tengah masyarakat. Sebagai kota yang dihuni oleh beragam etnis dan agama – Melayu, Tionghoa, Jawa, Batak, hingga komunitas lainnya – Pangkalpinang telah lama dikenal dengan kehidupan sosial yang rukun dan saling menghormati. Tradisi gotong royong, perayaan lintas budaya, serta interaksi sosial yang inklusif menjadi wajah keseharian masyarakatnya. Sorotan terhadap potensi Pangkalpinang sebagai “Next Kota Toleran” muncul seiring meningkatnya perhatian publik dan media nasional, terhadap daerah-daerah yang berhasil menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Indikator seperti minimnya konflik sosial berbasis SARA, keterbukaan antar komunitas, serta dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan lintas agama menjadi poin penting yang menguatkan posisi Pangkalpinang. Tak hanya itu, berbagai kegiatan budaya seperti festival keagamaan, tradisi lokal, hingga event pariwisata yang melibatkan semua lapisan masyarakat turut memperkuat identitas kota ini sebagai ruang yang ramah bagi semua. Kehadiran rumah ibadah yang berdampingan secara harmonis juga menjadi simbol nyata toleransi yang hidup, bukan sekadar slogan. Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama masyarakat terus berkomitmen menjaga nilai-nilai ini melalui pendekatan kolaboratif – melibatkan tokoh agama, komunitas, pelaku budaya, hingga generasi muda. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara ekonomi dan pariwisata, tetapi juga kuat dalam nilai sosial. Dengan segala potensi tersebut, Pangkalpinang tidak hanya layak menjadi destinasi wisata budaya, tetapi juga inspirasi nasional dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan inklusif. Pangkalpinang: Menjaga Rasa, Merawat Keberagaman Di banyak kota, toleransi sering dibicarakan sebagai program. Di Pangkalpinang, toleransi tumbuh sebagai kebiasaan. Kota ini tidak lahir dari satu warna, melainkan dari perjumpaan. Sejak awal, Pangkalpinang telah menjadi ruang bertemunya Melayu dan Tionghoa, disusul oleh Jawa, Batak, Bugis, dan berbagai komunitas lain yang datang membawa identitasnya masing-masing yang kemudian ikut turut menenun identitas kota, tanpa harus saling meniadakan. Dari sanalah Pangkalpinang, belajar satu hal penting: perbedaan tidak untuk diseragamkan, tetapi untuk dirawat. Dari perjumpaan itu lahir satu hal yang tidak selalu bisa dijelaskan dengan angka: rasa saling menerima. Toleransi yang Hidup dalam Keseharian Dalam kehidupan sehari-hari, keberagaman di Pangkalpinang bukan sekadar identitas, melainkan praktik sosial. Rumah ibadah berdiri berdampingan, perayaan keagamaan saling dihormati, dan interaksi lintas budaya berlangsung tanpa sekat yang berarti. Secara data, kondisi ini diperkuat oleh komposisi masyarakat Bangka Belitung yang plural: Islam sebagai mayoritas, dengan kehadiran umat Buddha, Kristen, Katolik, Konghucu, dan Hindu yang hidup berdampingan secara harmonis. Lebih dari itu, Pangkalpinang dikenal sebagai wilayah dengan minim konflik sosial berbasis SARA, sebuah indikator penting dalam mengukur kualitas toleransi suatu kota. Dalam Perspektif Indeks Kota Toleran Jika merujuk pada indikator SETARA Institute melalui Indeks Kota Toleran (IKT), sebuah kota dinilai dari berbagai aspek – mulai dari regulasi pemerintah, tindakan aparatur, hingga dinamika sosial masyarakat. Dalam konteks ini, Pangkalpinang menunjukkan fondasi yang kuat: Kehidupan lintas etnis yang telah mengakar secara historis; Relasi sosial yang inklusif dan terbuka; Peran aktif tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga harmoni; dan Komitmen pemerintah daerah dalam merawat kerukunan Ini bukan sekadar potensi, tetapi realitas yang telah lama hidup di tengah masyarakat. Menuju “Next Kota Toleran” Indonesia Perhatian media nasional seperti Kompas.com terhadap kota-kota dengan praktik toleransi yang baik menjadi peluang bagi Pangkalpinang untuk tampil sebagai salah satu kandidat “Next Kota Toleran” di Indonesia. Namun, bagi Pangkalpinang, toleransi bukanlah sesuatu yang baru dibangun untuk dilihat. Ia sudah lama ada, dijaga dalam keseharian, dan diwariskan sebagai nilai hidup. Pangkalpinang, Kota yang Menjaga Rasa Dalam perspektif kebudayaan, kota bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi tentang bagaimana manusia di dalamnya saling memperlakukan. Pangkalpinang adalah kota yang menjaga hal tersebut – menjaga rasa hormat, menjaga kebersamaan, dan menjaga kemanusiaan. Di tengah dunia yang semakin mudah terpecah oleh perbedaan, Pangkalpinang justru menunjukkan hal sebaliknya: bahwa keberagaman bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dirayakan. Dan bagi wisatawan, Pangkalpinang bukan hanya destinasi – tetapi pengalaman. Di sini, tidak hanya melihat budaya, tetapi merasakannya. Tidak hanya mengunjungi tempat, tetapi menyatu dengan kehidupan masyarakat yang hangat dan terbuka. Inilah Pangkalpinang. Kota yang tidak hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga nyaman untuk dipahami. #KotaToleran #WonderfulPangkalpinang #HarmoniIndonesia

CALLING ALL TENANT !!! – Festival Semarak Ekraf 2 Pangkal Pinang Segera digelar!!

CALLING ALL TENANT !!! – Festival Semarak Ekraf 2 Pangkal Pinang Segera digelar!!

#asp | 11 Jun 2026

PANGKALPINANG – Kabar gembira bagi para pelaku industri kreatif dan warga Kota Beribu Senyuman! Perhelatan ekonomi kreatif terbesar di kota ini, Festival Semarak Ekraf ke-2 Tahun 2026, resmi diumumkan dan akan segera menyapa publik pada 15 hingga 17 Mei 2026 mendatang. Berlokasi strategis di jantung kota, Alun-Alun Taman Merdeka, festival ini diproyeksikan menjadi pusat berkumpulnya ide, karya, dan kolaborasi hebat dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Calling All Creative Tenants! Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang kini membuka kesempatan emas bagi para kreator lokal untuk memamerkan produk unggulannya. Apakah Anda bergerak di bidang Kuliner, Fashion, Kriya, hingga sektor digital seperti Aplikasi, Game, dan Film? Inilah panggung Anda! Simak Syarat & Ketentuannya: Untuk memastikan kualitas dan profesionalisme pameran, calon peserta wajib memenuhi kriteria berikut: Domisili: Wajib warga Pangkalpinang. Kategori: Pelaku di salah satu dari 17 Subsektor Ekraf (termasuk Fotografi, DKV, Seni Pertunjukan, Arsitektur, hingga Televisi & Radio). Legalitas & Digitalisasi: Memiliki NIB, NPWP, QRIS, serta BPJS Ketenagakerjaan. Ekosistem: Terdaftar secara resmi dalam aplikasi Appekraf. Sosial Media: Wajib mem-follow akun Instagram resmi: @dispar_pangkalpinang dan @ekrafdisparpangkalpinang. Komitmen: Bersedia mematuhi seluruh aturan dan tata tertib bazar. Pendaftaran Segera Ditutup! Mengingat antusiasme yang tinggi dan kuota yang terbatas, para pelaku usaha diharapkan segera melakukan pendaftaran ulang atau registrasi mandiri. Jangan sampai terlewat, batas waktu pendaftaran hanya sampai 27 April 2026. Cara Mendaftar: Online: Klik tautan mandiri di www.bit.ly/formbazarsemarakekraf2. Offline: Datang langsung ke Bidang Ekonomi Kreatif, Kantor Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang. Butuh Informasi Lebih Lanjut? Hubungi Contact Person resmi kami: 📞 Faisal: 0821-7666-8585 (WhatsApp Only pada jam kerja)

FESTIVAL KAMPUNG BINTANG SUKSES SEDOT RIBUAN PENGUNJUNG

FESTIVAL KAMPUNG BINTANG SUKSES SEDOT RIBUAN PENGUNJUNG

#asp | 11 Jun 2026

PANGKALPINANG – Suasana meriah menyelimuti kawasan Kampung Bintang selama tiga hari terakhir. Festival Kampung Bintang 2026 yang dinanti-nantikan masyarakat sukses digelar dengan megah, mengubah wajah kawasan tersebut menjadi pusat perayaan budaya dan kebangkitan ekonomi kreatif di Kota Pangkalpinang. Sejak hari pertama pembukaan, antusiasme warga tidak terbendung. Ribuan pengunjung dari Kota Pangkalpinang dan kabupaten sekitarnya memadati area festival, menciptakan pemandangan yang menunjukkan betapa kuatnya daya tarik wisata berbasis komunitas ini. Kemegahan acara ini semakin terasa istimewa dengan kehadiran tokoh-tokoh penting daerah. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung hadir langsung untuk menyaksikan perhelatan budaya ini, didampingi oleh Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang. Tak ketinggalan, jajaran Forkopimda Provinsi dan Kota turut hadir memberikan dukungan penuh, menandakan bahwa event ini merupakan agenda strategis bagi kemajuan pariwisata daerah. Pesta UMKM: Geliat Ekonomi di Jantung Kota Salah satu magnet utama festival ini adalah kehadiran 100 UMKM pilihan dari Pangkalpinang dan sekitarnya. Mulai dari kuliner khas Bangka yang menggugah selera hingga produk kerajinan tangan kreatif, seluruh stan nampak ramai dikunjungi pembeli. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa Festival Kampung Bintang berhasil menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi lokal pasca-pandemi. Sinergi dan Harmoni yang Luar Biasa Kesuksesan besar ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara panitia pelaksana dengan berbagai pihak. Pelaksanaan acara yang berjalan tertib, aman, dan lancar mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan. Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang secara khusus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen yang telah bahu-membahu menyukseskan acara ini. “Kami sangat bangga dengan capaian Festival Kampung Bintang tahun ini. Kesuksesan ini adalah milik kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat Kampung Bintang, seluruh panitia, serta aparat keamanan yang telah menjaga kondusivitas selama acara berlangsung,” ungkap perwakilan Dinas Pariwisata dalam sambutan penutupnya. Simbol Persatuan Masyarakat Lebih dari sekadar hiburan, Festival Kampung Bintang juga menjadi simbol persatuan. Dukungan penuh dari tokoh agama dan masyarakat setempat menunjukkan betapa kuatnya rasa toleransi dan gotong royong yang menjadi napas kehidupan di Kampung Bintang. Dengan berakhirnya festival tahun ini, masyarakat berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan yang lebih besar lagi. Festival Kampung Bintang bukan sekadar acara, melainkan bukti bahwa ketika seluruh pihak bersinergi, sebuah tradisi lokal mampu menjelma menjadi daya tarik wisata berkelas nasional.

Semarak Akulturasi Budaya, Dispar Kota Pangkalpinang Gelar Festival Kampung Bintang 2026

Semarak Akulturasi Budaya, Dispar Kota Pangkalpinang Gelar Festival Kampung Bintang 2026

#cpz | 11 Jun 2026

PANGKALPINANG – Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang menggelar Festival Kampung Bintang 2026. Acara yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 April 2026, dipusatkan di Kawasan Kampung Bintang dan beberapa titik lokasi strategis lainnya di Pangkalpinang. Festival ini diselenggarakan untuk memperingati momentum Ceng Beng sekaligus merayakan harmoni keberagaman budaya di Kota Pangkalpinang. Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan untuk menghibur warga dan wisatawan. Ragam Kompetisi dan Hiburan Rakyat di antaranya: Lomba Line Dance: Terbuka untuk umum dengan pendaftaran yang sudah dibuka sejak 17 Maret hingga 30 Maret 2026. Lomba Fashion Show Busana Budaya Khas Chinese: Menampilkan kreativitas busana Tionghoa yang dibagi menjadi dua kategori, yakni tingkat TK/SD serta tingkat SMP/SMA/Mahasiswa/Umum. Golf Ceng Beng Cup: Turnamen golf yang akan dilaksanakan di Girimaya Golf pada Sabtu pagi, 4 April 2026. Lomba GAPLE: Kompetisi rakyat yang akan digelar di De Bistro pada Senin, 6 April 2026 sebagai rangkaian penutup. Bazar Kuliner Chinese Halal Salah satu daya tarik utama festival ini adalah Bazar Kuliner Chinese Halal. Pengunjung dapat menikmati aneka hidangan khas Tionghoa yang dijamin kehalalannya, memberikan kesempatan bagi semua lapisan masyarakat untuk mencicipi kelezatan kuliner peranakan tanpa ragu. Pertunjukan Seni dan Budaya Sepanjang festival, panggung utama akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi budaya, seperti: Penampilan Barongsai dan Wushu Kreasi. Seni tradisional Dambus Gen Alpha. Pawai Budaya Melayu-Tionghoa dan Marching Band. Special Performance berupa Band dan Drama. Wali Kota Pangkalpinang, Prof. H. Saparudin, Ph.D, direncanakan akan membuka langsung acara ini pada Jumat siang, 3 April 2026. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi pelaku UMKM lokal serta mempererat kerukunan antarumat beragama di Pangkal Pinang #PangkalKemenangan. Informasi Pendaftaran: Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam lomba atau bazar, pendaftaran dapat dilakukan melalui https://linktr.ee/wonderful_pkp atau menghubungi kontak person berikut: Ayu: 0821-7986-2826 Putri: 0895-3800-46464 Indah: 0831-7912-5800 Ikuti akun media sosial resmi Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang untuk informasi terbaru mengenai jadwal dan rangkaian acara.

Pendaftaran Lomba Ramadhan Urban Fest 2026 Resmi Dibuka, Peserta Dapat Mendaftar Secara Online

Pendaftaran Lomba Ramadhan Urban Fest 2026 Resmi Dibuka, Peserta Dapat Mendaftar Secara Online

#cpz | 11 Jun 2026

Pendaftaran Lomba Ramadhan Urban Fest 2026 Resmi Dibuka, Peserta Dapat Mendaftar Secara Online PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pariwisata secara resmi membuka pendaftaran berbagai perlombaan dalam rangka memeriahkan Ramadhan Urban Fest 2026. Masyarakat, khususnya pelajar tingkat TK, SD/MI, dan SMP/MTs sederajat, kini dapat mendaftarkan diri secara online melalui link pendaftaran yang telah disediakan oleh panitia. Adapun berbagai cabang lomba yang dapat diikuti antara lain Lomba Tahfidz Al-Qur’an Surah Pilihan tingkat TK, Lomba Tahfidz Juz Amma/Juz 30 tingkat SD/MI sederajat, Lomba Adzan tingkat SD/MI sederajat, Lomba Da’i tingkat SMP/MTs sederajat, Lomba Mewarnai untuk anak-anak, serta Lomba Design Poster Digital. Seluruh perlombaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya membina generasi muda yang religius, kreatif, dan berprestasi selama bulan suci Ramadan. Untuk memudahkan proses pendaftaran, panitia telah menyediakan formulir pendaftaran online yang dapat diakses melalui link berikut: Lomba Tahfidz Al-Qur’an Surah Pilihan tingkat TK ; Lomba Tahfidz Juz Amma/Juz 30 tingkat SD/MI sederajat; Lomba Adzan tingkat SD/MI sederajat; Lomba Da’i tingkat SMP/MTs sederajat; Lomba Mewarnai untuk anak-anak ; Lomba Design Poster Digital; Peserta hanya perlu mengisi data diri secara lengkap sesuai dengan kategori lomba yang diikuti. Panitia mengimbau agar peserta memastikan data yang diisi sudah benar untuk memudahkan proses verifikasi. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat silaturahmi, meningkatkan kepercayaan diri generasi muda, serta mendukung terwujudnya Pangkalpinang sebagai kota yang kreatif dan religius. Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pendaftaran sebelum kuota peserta terpenuhi. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui media sosial resmi Dinas Pariwisata.

Ramadhan Urban Fest 2026 Semarakkan Kota Pangkalpinang

Ramadhan Urban Fest 2026 Semarakkan Kota Pangkalpinang

#cpz | 11 Jun 2026

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pariwisata kembali menghadirkan kemeriahan Ramadhan Urban Fest 2026 sebagai ruang kreativitas, syiar, dan penguatan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Masjid Agung Kubah Timah dan berlangsung mulai 20 Februari hingga 11 Maret 2026. Mengusung semangat kolaborasi lintas perangkat daerah dan komunitas, Ramadhan Urban Fest tahun ini menghadirkan beragam agenda menarik, mulai dari lomba religi tingkat anak-anak hingga remaja, workshop kerajinan bersama Dekranasda, hingga lomba desain poster digital yang melibatkan generasi kreatif Pangkalpinang. Berbagai perlombaan yang digelar antara lain Lomba Tahfidz Al-Qur’an Surah Pilihan tingkat TK, Lomba Tahfidz Juz Amma/Juz 30 tingkat SD/MI sederajat, Lomba Adzan tingkat SD/MI, Lomba Da’i tingkat SMP/MTs sederajat, serta Lomba Mewarnai untuk anak-anak. Seluruh rangkaian kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda yang religius, percaya diri, dan berprestasi. Tidak hanya itu, Ramadhan Urban Fest juga diramaikan dengan Workshop Kerajinan bersama Dekranasda Kota Pangkalpinang yang menghadirkan produk-produk UMKM kreatif lokal. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Selain itu, Lomba Design Poster Digital turut digelar untuk memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda dalam menuangkan ide kreatif bertema Ramadan dan pembangunan kota. Dengan semangat kebersamaan dan optimisme, Ramadhan Urban Fest 2026 diharapkan menjadi pangkal kemenangan bagi seluruh masyarakat—kemenangan dalam membangun karakter generasi muda, menggerakkan ekonomi kreatif, serta mempererat persaudaraan. Mari ramaikan dan sukseskan Ramadhan Urban Fest 2026. Bersama kita wujudkan Pangkalpinang sebagai kota yang maju, religius, dan penuh prestasi.

Dukung UMKM Lokal, Pemerintah Kota Pangkalpinang Segera Buka Pendaftaran Bazar Ramadhan Urban Fest

Dukung UMKM Lokal, Pemerintah Kota Pangkalpinang Segera Buka Pendaftaran Bazar Ramadhan Urban Fest

#cpz | 11 Jun 2026

PANGKALPINANG – Kabar gembira bagi para pelaku usaha kreatif di Kota Pangkal Kemenangan. Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus mendorong roda ekonomi kerakyatan, Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Pangkalpinang mengumumkan akan di buka pendaftaran peserta UMKM Bazar Ramadhan Urban Fest. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan mempromosikan produk unggulan mereka di tengah antusiasme masyarakat selama bulan Ramadhan. Jadwal Penting Pelaksanaan Bagi pelaku UMKM yang ingin berpartisipasi, harap mencatat tanggal-tanggal penting berikut agar tidak terlewat: Pendaftaran : 11 – 13 Januari 2026 Proses Kurasi : 16 Januari 2026 Tahapan Kurasi Peserta Mengingat akan tingginya minat peserta dan terbatasnya ruang yang tersedia, seluruh pendaftar wajib melewati tahap kurasi. Proses ini dilakukan secara objektif oleh tim Dinas Pariwisata dengan menitikberatkan pada beberapa aspek: Kualitas Produk: Keunikan, cita rasa (khusus kuliner), dan estetika kemasan. Kelengkapan Administrasi: Dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku Informasi Lebih Lanjut Dinas Pariwisata mengimbau kepada seluruh calon peserta untuk rutin memantau informasi terbaru. Seluruh persyaratan teknis, mekanisme pendaftaran, hingga pengumuman hasil kurasi akan disampaikan secara resmi melalui: Website Resmi: https://wonderful.pangkalpinangkota.go.id/ https://dispar.pangkalpinangkota.go.id/ Media Sosial: Instagram : www.instagram.com/dispar_pangkalpinang, Tiktok : www.tiktok.com/@dispar_pangkalpinang, Youtube : www.youtube.com/@wonderfulpangkalpinang244 Facebook : www.facebook.com/DisparPangkalpinang72 Ayo, siapkan produk unggulan Anda dan jadilah bagian dari geliat ekonomi kreatif di Bazar Ramadhan Urban Fest!

Bangkitkan Sport Tourism, Prof. Udin dan Cece Dessy Berlari Bersama Ribuan Peserta di Babel Half Marathon 2026

Bangkitkan Sport Tourism, Prof. Udin dan Cece Dessy Berlari Bersama Ribuan Peserta di Babel Half Marathon 2026

#cpz | 11 Jun 2026

PANGKALPINANG – Semangat Pangkal Kemenangan menyelimuti Kota Pangkalpinang pada Minggu pagi (25/1/2026). Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, bersama Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna, secara resmi membuka sekaligus menyemarakkan ajang Babel Half Marathon 2026. Event olahraga bergengsi ini diikuti oleh ribuan pelari yang datang dari berbagai penjuru daerah. Momentum pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Prof. Saparudin (yang akrab disapa Prof. Udin) didampingi Dessy Ayutrisna di garis awal. Simbol Kedekatan Pemimpin dan Rakyat Menariknya, usai membuka acara secara seremonial, Prof. Udin dan sosok yang akrab disapa Cece Dessy ini tidak beranjak pulang. Keduanya langsung berbaur dan ikut berlari bersama ribuan peserta menyusuri rute kota. Aksi ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mewujudkan konsep Smart City yang inklusif dan sehat. “Kami ingin pemerintah tidak berjarak dengan warga. Dengan berlari bersama, kami menyampaikan pesan bahwa membangun kota harus dilakukan secara kolektif, dengan semangat kebersamaan dan kesehatan,” ujar Prof. Udin di sela-sela kegiatan. Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism Babel Half Marathon 2026 bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan instrumen strategis untuk mempromosikan potensi pariwisata Kota Pangkalpinang. Prof. Udin menegaskan bahwa gelaran ini memberikan dampak ekonomi instan bagi masyarakat lokal. “Ribuan peserta yang hadir membawa dampak positif bagi ekonomi kita. Sektor hotel, transportasi, hingga produk UMKM ikut bergerak. Inilah esensi dari penyelenggaraan event berkualitas yang terus kami dorong untuk kemajuan kota,” jelasnya. Menuju Ikon Olahraga Nasional Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan antusiasme peserta yang luar biasa. Ia berharap kegiatan ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan memperkuat citra Pangkalpinang sebagai destinasi sport tourism unggulan. “Kami berharap Babel Half Marathon menjadi agenda tahunan yang kian naik kelas. Ke depan, event ini ditargetkan menjadi ikon olahraga kebanggaan Pangkalpinang yang dikenal secara nasional hingga internasional,” tutup Dessy. Dengan suksesnya acara ini, Kota Pangkalpinang kembali membuktikan diri sebagai kota yang aktif, produktif, dan siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerdas dan bugar.