background

Temukan berbagai berita dan informasi terkini seputar
Kota Pangkalpinang

Cari berita yang kamu inginkan dan jelajahi kabar terbaru dari kota kita.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pangkalpinang memberikan himbauan mengenai rencana penertiban bangunan 16 (enam belas) warung di Pantai Pasir Padi

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pangkalpinang memberikan himbauan mengenai rencana penertiban bangunan 16 (enam belas) warung di Pantai Pasir Padi

Admin | 23 Mar 2022

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pangkalpinang, Efran, S. STP. M.Tr.IP hari ini memberikan himbauan mengenai rencana penertiban bangunan 16 (enam belas) warung di Pantai Pasir Padi yang berada pada lahan milik pemerintah Kota Pangkalpinang . “Sampai pada hari ini kita sudah melakukan berbagai sosialisasi, mediasi, komunikasi, serta konsolidasi terhadap mereka tetapi belum adanya titik temu". Pada akhirnya kami melakukan langkah-langkah refresif sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang tentunya akan kami laksanakan dalam waktu dekat. Sesuai dengan ketentuannya bahwa Surat Peringatan 1 = 7 hari, Surat Peringatan 2 = 3 hari, Surat Peringatan 3 = 1 hari. Mungkin akan kita laksanakan penertiban di tanggal 1 April tahun 2022.” ujar Efran, Rabu (23/03/2022). Penertiban ini tidak hanya melibatkan Satpol PP sendiri, kami juga akan meminta back up dari FORKOPIMDA, meminta bantuan dari Kepolisian dan TNI serta Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang yang dalam hal ini membantu untuk penertiban lalu lintas bagi masyarakat. Klik Link untuk melihat  video >>disini<<

Dinas Pariwisata Menyelenggarakan Rapat Pembahasan Draft Final Raperda Tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan

Dinas Pariwisata Menyelenggarakan Rapat Pembahasan Draft Final Raperda Tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan

Admin | 11 Feb 2022

  Kegiatan Rapat Pembahasan Draft Final Raperda Tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan di kantor Dinas Pariwisata Pangkalpinang, Senin (07/02/2022). Acara ini dihadiri oleh tim penyusun yang beranggotakan perwakilan dari Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Prov. Kep. Bangka Belitung, Bappeda Kota Pangkalpinang, Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang, Bagian Hukum SETDAKO Pangkalpinang, ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Kota Pangkalpinang, HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Kota Pangkalpinang, PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Kota Pangkalpinang. Selain itu, acara ini juga untuk membahas substansi yang mendukung terciptanya peningkatan kepariwisataan di Kota Pangkalpinang dan kepariwisataan yang sustainable; memberikan ruang untuk terciptanya ekonomi kepariwisataan yang baru dan memberikan ruang investasi di bidang Kepariwisataan. Pembahasan Draft Final Rancangan Peraturan Daerah ini di targetkan selesai minggu ini, selanjutnya akan diserahkan ke Bagian Hukum Kota Pangkalpinang untuk di lakukan penyampaian ke Sekretariat DPRD Kota Pangkalpinang.

Bazaar Mini

Bazaar Mini

Admin | 10 Nov 2021

Mini Bazaar Dinas pariwisata Kota Pangkalpinang belanja puas, musik, bazaar kuliner dan produk 11-12 November 2021 di halaman kantor dinas pariwisata kota pangkalpinang dari usaha kecil membawa hasil yang besar

Ayo Ikuti Ajang Pemilihan Duta Wisata Kota Pangkalpinang Tahun 2021

Ayo Ikuti Ajang Pemilihan Duta Wisata Kota Pangkalpinang Tahun 2021

Admin | 14 Jul 2021

Halo #SobatPGK! Pendaftaran Pemilihan Duta Wisata Kota Pangkalpinang 2021 telah dibuka! Pastikan untuk mencatat setiap detail informasi yang tersedia ya! Link pendaftaran : https://bit.ly/dutawisatapkp Persyaratan peserta: Berdomisili di Pangkalpinang (fotokopi KTP/Kartu Mahasiswa/Surat Keterangan Domisili) Kewarganegaraan Indonesia Berusia 17 s/d 25 tahun Belum menikah Minimal tinggi badan laki-laki 170 cm dan perempuan 160 cm Memiliki penampilan yang menarik Mempunyai kemampuan dalam bidang kehumasan Mampu berbahasa asli daerah, bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan (atau) bahasa asing lainnya Menguasai salah satu kesenian daerah yang bisa ditampilkan diatas panggung secara perorangan dan berpasangan Menguasai pengetahuan umum dalam bidang sosial, pariwisata, budaya, politik, ekonomi, teknologi, dan informasi terkini Mampu secara mandiri melakukan riasan wajah dan rambut selama masa karantina Sehat jasmani dan rohani Bebas Narkoba Persyaratan Dokumen : Formulir Pendaftaran Foto KTP/Kartu Mahasiswa/Surat Keterangan Domisili Foto postcard Full Body, Close Up dan tampak samping (Casual Look) Surat Keterangan Sehat Surat Pernyataan Bebas Narkoba (draft terlampir) Sertifikat Vaksin Covid-19 minimal dosis pertama (optional) Link pendaftaran : https://bit.ly/dutawisatapkp Contact Person : 0717-437323 (Office hour only) Ajeng Restu (081932026576) Darmawan (085216142726) Virgi Randa (082269020221) Dwi Oktawijaya (081367773303) E-mail : tic.pangkalpinang@gmail.com Ayo, tunggu apa lagi! Catat tanggalnya dan daftarkan dirimu segera! Ikuti tata cara pendaftaran sesuai prosedur yang telah dijelaskan dan jadilah bagian dari Pemilihan Duta Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi nomor yang tercantum (Contact Person atau E-mail). Salam 3G #Gercep #Geber #Gaspol Link pendaftaran : https://bit.ly/dutawisatapkp

Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang Menggelar Pelatihan Pengelolaan Toilet di Destinasi Pariwisata

Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang Menggelar Pelatihan Pengelolaan Toilet di Destinasi Pariwisata

Admin | 22 Jun 2021

Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang menggelar pelatihan pengelolaan Toilet di destinasi pariwisata Kota Pangkalpinang di Bangka City Hotel, Selasa (22/6/2021). Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari 22-24 Juni 2021, di Bangka City Hotel dan dibiayai melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) Non Fisik Kemenparekraf RI tahun 2021. Pelatihan tersebut dilaksanakan sebab toilet di kawasan wisata Kota Pangkalpinang belum standar. Demikian hal tersebut disebutkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Agung Yubi Utama, kata Agung dengan pelatihan itu toilet wisata akan menjadi lebih baik lagi. "Makanya pelatihan ini kami lakukan terutama yang merupakan aset kita supaya lebih baik lagi dan akan ditingkatkan standarnya, kalau sekarang kita akui toilet wisata kita belum standar. Toilet yang sudah standar itu nantinya akan dibuatkan ditempat-tempat wisata di Kota Pangkalpinang termasuk Alun-alun Taman Merdeka dan Taman Sari "Makanya kita latih hari ini para pengelola wisata kita yang ada di Pantai Pasir Padi, Alun-alun Taman Merdeka, Taman Sari, Taman Dealova dan lainnya agar bisa meningkatkan keterampilan sesuai standar. Agung pun tak menargetkan kapan toilet standar itu akan dibuatkan di Kota Pangkalpinang, semua tergantung kita semua konsen tidak menginvestasikan hal ini, karena pariwisata itu tentang investasi. Ini juga agar para wisatawan kita nyaman saat berkunjung ke destinasi wisata kita," katanya. Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam mengapresiasi pelatihan ini, karena memberikan pengetahuan kepada pengelolah bagaimana standart pengadaan toilet. "Ini penting karena merupakan wajah kebersihan destinasi wisata kita, yang dilihat wisatawan itu adalah toiletnya, kalau tidak bersih, aman dan memadai itu bagaimana orang mau datang lagi," ujar Radmida. "Apalagi perempuan, toilet bersih dan nyaman itu yang utama,jadi untuk para pengelola dapat tahu bersihnya toilet seperti apa standartnya seperti apa, dan toilet yang benar seperti apa," ujar Radmida. Toilet Perempuan pun dikatakannya harus lebih banyak dari lelaki, karena wanita lebih lama didalam toilet dibandingkan lelaki. "Untuk proses buang air kecil saja perempuan lama, dan toilet-toilet di Sekolah- sekolah harus lebih banyak dari pada laki-laki, jadi program ini pun sudah responsif gender, ini harus diubah strateginya, harus lebih banyak perempuannya," katanya. Kabid Destinasi dan Pariwisata kota Pangkalpinang, Dwidy Sutiasmi mengatakan, perkembangan pariwisata di Indonesia sangat berhubungan erat dengan perkembangan sektor lain dalam kehidupan masyarakat, sebab pariwisata bersifat interdepedensi, dimana perkembangannya adalah sangat tergantung pada banyak faktor antara lain adalah ketersediaan sarana dan prasarana di suatu Daya Tarik Wisata. "Kebutuhan akan fasilitas umum ini semakin hari semakin meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk dan banyaknya orang yang bepergian, sehingga menuntut para pengelola di suatu Destinasi pariwisata dapat menyediakan dan memberikan fasilitas yang terbaik. Salah satu yang harus di perhatikan adalah keberadaan Toilet umum di area publik yang harus memperhatikan lingkungan sekitar," ujar Dwidy. Menurutnya, hal ini pula agar tidak mencemari lingkungan yang ada, mengingat banyaknya pengunjung yang menggunakan fasiliatas pariwisata. "Kegiatan ini dibagi beberapa layanan pariwisata dan ada beberapa tahapan yaitu tahap teori, praktek, dan visitasi . Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini agar pengelolaan toilet di destinasi pariwisata meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang layanan di sarana unun pariwisata," sebutnya. "Mewujudkan layanan toilet umum dengan prinsip bersih, kering dan harum, meningkatkan kunjungan wisatawan Nusantara maupu mancanegara," ucapnya. Kata Dwidy, peserta kegiatan pelatihan pengelolaan toilet di destinasi pariwisata ini diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri dari utusan pengelola destinasi pariwisata Kota Pangkalpinang dan kelompok sadar wisata.

Grass Track Pantai Beribu Senyuman

Grass Track Pantai Beribu Senyuman

Admin | 18 Jun 2021

Mendapati permainan bola voli atau sepak bola di kawasan pantai mungkin sudah biasa, tapi tidak demikian dengan olahraga balap motor. Ajang motorcross di pinggir laut bukanlah pemandangan yang bisa ditemukan di sembarang pantai. Aktivitas balap motor pantai ini hanya bisa ditemukan di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di Pantai Pasir Padi. Pasir Padi merupakan salah satu pantai yang terkenal dan diminati di Pulau Bangka. Lokasinya berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Pangkalpinang dan hanya 3 kilometer dari pusat perkantoran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di kawasan Air Itam. Pantai pasir padi menghadap langsung ke Laut Cina Selatan dan pada kondisi pasang surut normal normal memiliki lebar pantai antara 100 hingga 300 meter dengan ombak yang sangat tenang. Salah satu keunikan Pasir Padi adalah pantainya yang landai dan kontur pasirnya yang sangat padat karena di bawahnya terdapat pasir timah, sehingga nyaman untuk dilalui baik dengan berjalan kaki maupun berkendara. "Saking padatnya kontur pasir di Pantai Pasir Padi, kendaraan roda dua, roda empat bahkan jenis truk dan tronton pun bisa masuk dengan aman ke sana Selain memiliki panorama yang dihiasi laut biru dan alam yang asri, tidak jauh dari bibir pantai juga terdapat sebuah daratan kecil yang diberi nama Pulau Punai. Pulau itu dapat dikunjungi dengan berjalan kaki pada saat air laut sedang surut. Event kali ini dipastikan bakal dilanjutkan dan akan di helat pada pekan ini, setelah ada kabar dari Ketua IMI Babel Bapak H.Wahyu Dwi Cahyono SH. M.Kn yang turut didampingi Ketua Pelaksana dan mengonfirmasi bahwa balapan tersebut dijalankan dengan mengutamakan standar Protokol Kesehatan (prokes) dan semua pembalap maupun crew tim yang hadir harus mengumpulkan hasil test rapid saat pendaftaran. Balapan bertajuk “race pantai beribu senyuman” ini biasanya digelar setiap 2 kali dalam satu tahun dan dengan ganjaran hadiah cukup menarik yaitu akan memperebutkan 3 unit sepeda motor sebagai hadiah utama bagi pemenang di kategori Senior, Junior dan Bebek Standar Bebas Umur. Ada 19 kelas yang bakal dilombakan dan terbagi dalam 5 kelas utama Kejurda, sisanya ada 14 supporting class alias kelas pendukung.

Diskusi Destinasi Pariwisata di Kota Pangkalpinang, Agung Ingin Fokus Terang Benderangkan Pasir Padi

Diskusi Destinasi Pariwisata di Kota Pangkalpinang, Agung Ingin Fokus Terang Benderangkan Pasir Padi

Admin | 09 Jun 2021

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Tribun Network terus  menggelar program kepariwisataan, Sumatera Travel Destination Summit untuk membahas potensi wisata yang ada di berbagai wilayah di Sumatera, termasuk di Bangka Belitung. Lewat Virtual Talk Show Series Sumatera Travel Destination Summit dengan tema Destinasi Wisata Pangkalpinang, Bangka Pos mengundang Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Agung Yubi Utama untuk berdiskusi langsung terkait pariwisatadi Kota Pangkalpinang, Selasa (08/06/2021). Pada kesempatan tersebut, Agung memberikan pandangannya terhadap pariwisata di Pangkalpinang beserta langkah-langkah yang hendak direalisasikan terkait destinasi wisata. "Sebelumnya di Dinas Pariwisata Pangkalpinang memang belum punya rencana induk pariwisata di Kota Pangkalpinang. Namun Alhamdulillah, mulai tahun ini kami sedang dalam proses pembentukan Riparkot (Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kota) yang usianya 15 tahun," jelas Agung. Riparkot tersebut dimaksudkan Agung dengan tujuan untuk mengetahui potensi pariwisata di Kota Pangkalpinang serta pembagian tiap klaster destinasi wisatanya. Lebih lanjut, Agung menyampaikan bahwa untuk memajukan pariwisata di Pangkalpinang, dinas pariwisata sejatinya tak bisa berdiri sendiri dan harus membutuhkan sinergitas yang baik dengan banyak stakeholder lain. "Jangan menganggap Riparkot di Pangkalpinang itu milik dinas pariwisata, tetapi ini milik kota. Karena di dalam itu ada pembangunan yang berjalan dimana membutuhkan sinergi ari dinas-dinas lainnya maupun swasta," ungkap Agung. Dikatakan Agung saat ini pemerintah belum fokus terhadap pariwisata. Misalnya saja di kawasa Pasir Padi. Agung menilai kawasan Pasir Padi sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa untuk dijadikan destinasi pariwisata namun saat ini belum ada geliat pembaharuan untuk kembali mengaktratifkan kawasan tersebut. Untuk itu Agung mengungkapkan konsep yang ingin ia wujudkan saat ini ialah ingin mengonsentrasikan tentang pembangunan di Pantai Pasir Padi. "Terlebih dulu kami ingin mencoba fokus dengan Pasir Padi untuk membuatnya jadi semakin atraktif. Untuk rencananya nanti Alun-Alun Taman Merdeka bisa kita pindahkan ke sana," kata Agung. Tidak  hanya itu dikatakan Agung disisi kiri kanan kawasan Pasir Padi akan dibentuk big pedestrian untuk area jogging atau berkumpul bagi masyarakat. "Harus ada terobosan yang kita buat, entah membentuk spot-spot baru di sekitar Pasir Padi yang dapat dimanfaatkan. Kami fokus ingin terang benderangkan Pasir Padi agar kawasan tersebut tampak lebih hidup dan mencirikan sebagai satu diantara kawasan destinasi wisata yang menarik di Kota Pangkalpinang," kata Agung. Dengan kawasan yang kembali hidup, menurut Agung bahwa life time di area Pasir Padi tersebut tentunya akan bertambah. "Kalau life time bertambah otomatis lapangan pekerjaan juga akan semakin besar, UMKM akan ikut tumbuh dan investasi akan terus bertambah," kata Agung. Agung yakin dengan fokus terlebih dulu terhadap kawasan Pasir Padi ia yakin perlahan akan menjadi langkah berubahnya wajah pembangunan destinasi pariwisata di Kota Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Vigestha Repit) Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Diskusi Destinasi Pariwisata di Kota Pangkalpinang, Agung Ingin Fokus Terang Benderangkan Pasir Padi, https://bangka.tribunnews.com/2021/06/08/diskusi-destinasi-pariwisata-di-kota-pangkalpinang-agung-ingin-fokus-terang-benderangkan-pasir-padi?page=2. Penulis: Magang5 Editor: nurhayati  

Ikon Baru di Pangkalpinang, Wali Kota Resmikan Jembatan Jerambeh Gantung

Ikon Baru di Pangkalpinang, Wali Kota Resmikan Jembatan Jerambeh Gantung

Admin | 04 Mar 2021

PANGKALPINANG, DISKOMINFO - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil meresmikan Jembatan Jerambeh Gantung, Kamis (4/3/2021). Jembatan yang menjadi ikon baru di Kelurahan Jerambah Gantung tersebut menghubungkan wilayah Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka. Molen sapaan akrab wali kota mengatakan, hadirnya Jerambeh Gantung menjadi impian masyarakat di dua wilayah ini. Jembatan gantung dulunya dibangun ditahun 1938 dengan ukuran yang lebih kecil. "Hari ini terlaksana dengan baik jembatan ini dan sempat viral karena banyaknya buaya. Ini jembatan fenomenal bagi kami mungkin satu-satunya di Bangka Belitung," ucap Molen. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada stakeholder terkait dan masyarakat yang mendukung kehadiran jembatan. Molen menyebut, jembatan ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat, aman dan nyaman sebagai askes jalur transportasi. Peresmian jembatan turut dihadiri Bupati Bangka Mulkan, Anggota DPR RI Rudianto Tjen, Anggota DPD RI Alexander, Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid, Forkopimda Pangkalpinang, tokoh masyarakat serta tokoh agama. Bupati Bangka, Mulkan mengapresiasi dibangunnya Jembatan Jerambeh Gantung. Menurutnya, jembatan yang menghubungkan dua wilayah ini mempererat hubungan Kabupaten Bangka dengan Pangkalpinang. "Pak wali kota juga mengangkat nilai-nilai sejarah terhadap nama Jerambeh Gantung ini. Sekarang kita lihat hari ini jembatan penghubung antara Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka," kata Mulkan. (coy/Eka) Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang Penulis: Coy | Eka Fotografer: Reza Editor: Zulfahmi | Ira

Wali Kota Revisi RPJMD Dengan Memprioritaskan Penanggulangan Ekonomi Akibat Covid-19

Wali Kota Revisi RPJMD Dengan Memprioritaskan Penanggulangan Ekonomi Akibat Covid-19

Admin | 03 Feb 2021

PANGKALPINANG, DISKOMINFO – Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Sopian menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musenbang) Perubahan RPJMD Kota Pangkalpinang Tahun 2018-2023 dan Musrenbang RKPD Kecamatan Tahun 2021 di Ruang Rapat Bappeda Litbang, Senin (1/2/2021). Maulan Aklil menetapkan visi misi sebagai target pencapaian program kegiatan dalam kurun waktu lima tahun kedepan yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah dengan mewujudkan Kota Pangkalpinang sebagai kota senyum, sejahtera, nyaman, unggul, dan makmur. Hal tersebut dijabarkan dalam lima misi pembangunan yakni meningkatkan pemanfaatan potensi ekonomi dan penanggulangan kemiskinan, meningkatkan kualitas keamanan dan ketertiban perlindungan masyarakat dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. “Hal lain juga seperti meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkeadilan, dan meningkatkan kualitas infrastruktur pengelolaan lingkungan hidup,” jelas Molen, sapaan akrab wali kota. Selain itu dia menuturkan, setelah pelaksanaan RPJMD selama dua tahun anggaran 2019-2020, terjadi dinamika eksternal dan internal yang mempengaruhi rencana pembangunan jangka menengah dan perlunya pemulihan akibat pandemi Covid-19 yang berpengaruh terhadap perekonomian kinerja keuangan dan kinerja pemerintahan. Sehingga target indikator sasaran dan prioritas pembangunan pada tahun berikutnya harus disesuaikan dengan rencana proyek nasional yaitu pemulihan ekonomi dan sosial penanggulangan ekonomi untuk mengurangi dampak Covid-19. “Kami melakukan revisi atau perubahan terhadap RPJMD Kota Pangkalpinang yang hari ini akan kita diskusikan dalam forum musyawarah rencana pembangunan,” ucapnya. Pandemi Covid-19 yang berakibat pada penganggaran terbatas, Molen menyebut pembangunan diperlukan kecermatan untuk menentukan program yang menjadi prioritas dilaksanakan. “Semua program kegiatan harus fokus dan terarah serta memiliki nilai strategis dan tepat sasaran,” paparnya. Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Insani mengatakan secara global masyarakat merasakan dampak Covid-19, terutama pada aspek ekonomi juga terjadi di Bangka Belitung termasuk Pangkalpinang mengalami perubahan dinamis sehingga membuat wali kota melakukan perubahan pada RPJMD. “Perubahan RPJMD dimaksudkan agar visi dan misi progran wali kota dapat terlaksana sampai tahun 2023,” kata Fery. Fery juga mengajak Pemerintah Kota Pangkalpinang dan seluruh masyarakat untuk mendukung wali kota menciptakan Pangkalpinang menjadi ibu kota yang terbaik, karena Pangkalpinang termasuk kota yang memberikan kontribusi yang cukup besar bagi indikator ekonomi maupun sosial di Provinsi Bangka Belitung. (Eka/Seftia) Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pangkalpinang Penulis: Seftia | Eka Fotografer: Eka Editor: Zulfahmi | Ira