background

Temukan berbagai berita dan informasi terkini seputar
Kota Pangkalpinang

Cari berita yang kamu inginkan dan jelajahi kabar terbaru dari kota kita.

Semarak Sambut Ramadan 1446 H, Ribuan Anak Meriahkan Pawai Taaruf di Jantung Kota Pangkalpinang

Semarak Sambut Ramadan 1446 H, Ribuan Anak Meriahkan Pawai Taaruf di Jantung Kota Pangkalpinang

Admin | 26 Feb 2025

PANGKALPINANG – Nuansa gembira dan semangat menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah begitu terasa di Kota Pangkalpinang. Sebanyak 138 tim dari berbagai sekolah dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) memadati Alun-Alun Taman Merdeka dalam gelaran Pawai Taaruf yang spektakuler pada Rabu (26/2/2025). Diperkirakan lebih dari 5.000 anak dari Tingkat TK, SD, dan TPA ikut memeriahkan pawai ini, mengubah kawasan pusat kota menjadi lautan barisan ceria. Kegiatan kolaboratif ini terselenggara berkat sinergi apik antara Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Tingkat SD Kota Pangkalpinang. Rute pawai dimulai dari titik kumpul Alun-Alun Taman Merdeka, bergerak melewati Jalan Ahmad Yani, melintasi Jalan K.H Abdurahman Siddiq, dan berakhir kembali di Alun-Alun Taman Merdeka. Sepanjang perjalanan, sorak sorai dan lantunan selawat dari para peserta cilik menyambut kedatangan bulan penuh berkah. Kembali Digelar Setelah Vakum Pandemi Ketua BKPRMI Kota Pangkalpinang, Fajar Agustiawan, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya antusiasme peserta. Ia menyebutkan bahwa kegiatan Pawai Taaruf ini sempat vakum beberapa tahun akibat pandemi COVID-19 dan kembali diaktifkan pada tahun 2025. “Alhamdulillah antusias pesertanya luar biasa dan meriah. Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat kami nantikan setelah sempat vakum. Pawai taaruf ini kami harapkan dapat menjadi penyemangat santri dan anak-anak untuk menyambut Ramadan,” tutur Fajar. Fajar juga menjelaskan bahwa pawai taaruf bukan hanya agenda menjelang Ramadan. Acara serupa juga rutin diadakan pada Hari Besar Islam lainnya, seperti Muharram maupun saat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadist (MTQH). Lebih lanjut, Fajar berharap momentum pawai ini mampu menyuntik semangat anak-anak dalam menyambut Ramadan sebagai tamu yang mulia dan penuh kegembiraan. Dengan begitu, anak-anak akan terbiasa belajar berpuasa dengan hati yang senang. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berjalan hingga tahun-tahun mendatang. Sementara itu, Ketua K3S Sugeng Riyadi menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin baik dengan BKPRMI. Di penghujung acara, semangat peserta semakin ditingkatkan dengan pembagian 28 set doorprize yang dibagikan secara merata untuk anak-anak TK, SD, dan TPA. Kehadiran doorprize ini menjadi penutup manis atas semaraknya Pawai Taaruf 1446 H di Pangkalpinang.

Demi Keberlanjutan Ekowisata, Dinas Pariwisata Pangkalpinang Tebar Ribuan Benih Ikan di Kawasan JEMARI Pasir Padi

Demi Keberlanjutan Ekowisata, Dinas Pariwisata Pangkalpinang Tebar Ribuan Benih Ikan di Kawasan JEMARI Pasir Padi

Admin | 19 Feb 2025

PANGKALPINANG – Inovasi pengembangan destinasi wisata di Pantai Pasir Padi tak hanya berhenti pada pembangunan fisik seperti "JEMARI" (Jembatan Warna-warni). Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang menunjukkan komitmennya terhadap aspek ekowisata dan keberlanjutan lingkungan dengan menggelar aksi pelepasan benih ikan di kawasan perairan sekitar JEMARI pada hari ini. Kegiatan pelepasan benih ikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Riharnadi, S.E., sebagai upaya konkret dalam menjaga dan memperkaya ekosistem laut di salah satu pantai ikonik di Pangkal Pinang. “Pembangunan JEMARI telah sukses menarik perhatian wisatawan, menjadikannya spot foto yang viral. Namun, pariwisata yang berkelanjutan membutuhkan ekosistem yang sehat. Hari ini, kami menebar ribuan benih ikan di perairan Pasir Padi, khususnya di sekitar kawasan JEMARI, ” ujar Riharnadi. Aksi pelepasan benih ikan ini merupakan bagian dari program pengembangan destinasi yang bersifat jangka panjang, bertujuan untuk menjaga  dan memastikan Pantai Pasir Padi tidak hanya indah di darat, tetapi juga sehat di bawah permukaan air. Diharapkan kawasan ini dapat menjadi lebih menarik bagi para pengunjung dan turut mendukung kegiatan perikanan lokal secara berkelanjutan. “Kami mengajak seluruh Sobat Wisata dan masyarakat Pangkalpinang untuk bersama-sama menjaga kebersihan pantai, terutama di sekitar JEMARI. Jangan buang sampah sembarangan. Keindahan jembatan warna-warni yang kita nikmati saat ber-selfie harus diimbangi dengan kesadaran kita untuk menjaga rumah bagi ribuan benih ikan yang baru saja kita lepaskan,” tutup Riharnadi. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, menandai langkah serius Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang dalam memadukan pembangunan pariwisata modern dengan prinsip konservasi lingkungan. Dengan adanya JEMARI sebagai ikon selfie dan program konservasi perairan, Pantai Pasir Padi kini menawarkan paket lengkap sebagai destinasi yang Instagramable sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Menggali Kekayaan Budaya Bangka Belitung: Mengenal Lebih Dekat Tradisi "Nganggung" yang Sarat Makna

Menggali Kekayaan Budaya Bangka Belitung: Mengenal Lebih Dekat Tradisi "Nganggung" yang Sarat Makna

Admin | 16 Feb 2025

PANGKALPINANG – Bagi Anda Sobat Wisata yang tertarik dengan kekayaan budaya Nusantara, khususnya dari Kepulauan Bangka Belitung, ada satu tradisi unik masyarakat Melayu yang patut untuk dikenal lebih dalam: Tradisi Nganggung. Tradisi ini bukan sekadar ritual membawa makanan, melainkan cerminan kuat dari semangat gotong royong, kebersamaan, dan kerukunan antarwarga. Nganggung, yang di daerah pedesaan juga sering disebut Sepintu Sedulang atau Selawang Sedulang, merupakan adat turun temurun di mana setiap kepala keluarga (satu pintu rumah) secara sukarela membawa satu dulang (talam besar) berisi aneka hidangan dari rumah masing-masing menuju tempat pertemuan bersama. Dulang yang sudah tersusun rapi dengan lauk pauk, nasi, kue-kue, dan buah-buahan ini kemudian ditutup dengan tudung saji berwarna-warni, lalu dibawa dengan cara dijunjung atau diangkat setinggi bahu menuju masjid, surau, atau balai desa. Lebih dari Sekadar Maulid Nabi Informasi awal menyebutkan bahwa Tradisi Nganggung sering dilaksanakan pada hari besar keagamaan umat Muslim, seperti Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, dalam perkembangannya, Sobat Wisata dapat menemukan tradisi ini pada berbagai momen penting lainnya. Berdasarkan penelusuran dan tradisi yang berlaku, acara-acara besar lain yang sangat lekat dengan pelaksanaan Nganggung antara lain: Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha: Nganggung kerap dilakukan setelah pelaksanaan Salat Id, menjadi momen silaturahmi dan makan bersama untuk merayakan kemenangan. Perayaan Isra’ Mi’raj: Sama seperti Maulid Nabi, perayaan kenaikan Nabi Muhammad SAW juga dirayakan dengan tradisi Nganggung, biasanya terfokus pada malam hari. Nisfu Syaban dan Muharram: Acara-acara khusus dalam kalender Islam seperti malam Nisfu Syaban dan Tahun Baru Islam juga sering diiringi dengan Nganggung sebagai bentuk sedekah dan doa bersama. Acara Sosial Kemasyarakatan: Di luar agenda keagamaan, Nganggung juga dilakukan dalam rangka menyambut tamu kehormatan, perayaan panen raya, acara syukuran, bahkan juga dapat dilakukan saat ada peristiwa duka cita sebagai ungkapan bela sungkawa. Inti dari Nganggung adalah menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Setelah semua dulang terkumpul, biasanya akan dilakukan rangkaian acara seperti pembacaan doa selamat, tahlil, dan ceramah agama. Puncak dari tradisi ini adalah ketika semua hidangan dari berbagai rumah dibuka dan disantap bersama-sama oleh para laki-laki (tradisi asli hanya dihadiri laki-laki, namun di beberapa tempat mulai beradaptasi) yang duduk berbaris. Uniknya, makanan dari satu dulang akan ditukar dengan dulang lain, memastikan setiap orang dapat mencicipi masakan dari tetangganya, memperkuat rasa persaudaraan dan kekeluargaan. Tradisi Nganggung Sepintu Sedulang ini adalah warisan budaya tak benda yang harus terus dilestarikan. Tradisi ini bukan hanya ritual makan bersama, tetapi adalah filosofi hidup masyarakat Bangka Belitung dalam menjaga silaturahmi dan semangat berbagi. Bagaimana menurut Sobat Wisata? Acara besar apalagi yang sering diramaikan dengan Tradisi Nganggung di Bangka Belitung?

Pangkalpinang Semakin Berwarna dengan Hadirnya JEMARI di Pantai Pasir Padi

Pangkalpinang Semakin Berwarna dengan Hadirnya JEMARI di Pantai Pasir Padi

Admin | 01 Feb 2025

PANGKALPINANG – Pariwisata Kota Pangkalpinang kembali bergairah dengan peluncuran destinasi wisata baru yang unik dan menarik, yakni "JEMARI" (Jembatan Warna-warni) di kawasan ikonik Pantai Pasir Padi. Kehadiran JEMARI diproyeksikan menjadi magnet baru yang tidak hanya mempercantik area pantai, tetapi juga meningkatkan kunjungan wisatawan ke Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini. JEMARI, singkatan yang mudah diingat dari Jembatan Warna-warni, kini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat lokal maupun pelancong yang mencari tempat bersantai dengan nuansa ceria. Sesuai namanya, Jembatan ini tampil memikat dengan struktur yang dicat penuh warna-warni cerah, kontras dengan hamparan pasir putih lembut dan birunya laut Pasir Padi. Sejak dibuka untuk umum, JEMARI langsung menjadi spot favorit untuk berfoto atau selfie. Para pengunjung berbondong-bondong mengabadikan momen dengan latar belakang jembatan yang estetik dan Instagramable. Kehadiran JEMARI ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk terus mengembangkan dan memperindah kawasan wisata Pasir Padi, salah satu pantai andalan kota tersebut. Destinasi Santai yang Nyaman Selain menawarkan keindahan visual, JEMARI juga dirancang sebagai lokasi yang nyaman untuk menikmati waktu luang. Suasananya yang tenang dan angin laut yang sejuk menjadikannya tempat ideal untuk melepas penat bersama keluarga, teman, maupun pasangan tercinta. Pengunjung dapat berjalan santai di atas jembatan sambil menikmati pemandangan Pantai Pasir Padi yang memesona. Momen kunjungan terbaik ke JEMARI adalah saat pagi hari dan sore hari. Pada waktu-waktu tersebut, udara pantai masih terasa sejuk, dan cahaya matahari memberikan efek pencahayaan alami yang sangat indah, sempurna untuk menghasilkan foto-foto yang menawan. Di sore hari, JEMARI juga menawarkan pemandangan matahari terbenam yang spektakuler, menambah romansa bagi setiap pengunjung. Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Keberadaan JEMARI Jembatan Warna-warni diharapkan tidak hanya sekadar menjadi tren sesaat, tetapi juga mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Pangkalpinang. Dengan adanya ikon baru ini, diharapkan dapat meningkatkan daya saing Pantai Pasir Padi sebagai destinasi wisata unggulan di Pulau Bangka. Upaya ini juga sejalan dengan rencana jangka panjang Pemkot Pangkalpinang untuk mempercantik kawasan Pasir Padi secara menyeluruh, termasuk dengan pembangunan Long Segment dan jalur pejalan kaki yang terintegrasi. Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Pantai Pasir Padi juga diharapkan mendapatkan dampak positif dari meningkatnya kunjungan wisata. Jadi, bagi Anda yang sedang berada di Pangkalpinang, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi JEMARI Pantai Pasir Padi. Rasakan sendiri pengalaman berwisata yang penuh warna, keceriaan, dan abadikan momen tak terlupakan di jembatan ikonik terbaru Kota Pangkalpinang!

Rapat Koordinasi dan Audiensi Rencana Pembangunan Hotel dan Restoran di Kawasan Pantai Pasir Padi

Rapat Koordinasi dan Audiensi Rencana Pembangunan Hotel dan Restoran di Kawasan Pantai Pasir Padi

Admin | 31 Jan 2025

Pangkalpinang, 31 Januari 2025 — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pariwisata bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi dan audiensi terkait rencana pembangunan hotel dan restoran di kawasan Pantai Pasir Padi. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Satpol PP Kota Pangkalpinang, Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata beserta jajaran staf, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Temberan, Ketua Karang Taruna Temberan, serta para pelaku UMKM yang berjualan di sepanjang jalan kawasan Pantai Pasir Padi. Dalam diskusi tersebut, berbagai pihak menyampaikan pandangan dan aspirasi terkait dampak yang mungkin timbul dari pembangunan hotel dan restoran terhadap aktivitas para pedagang kecil dan pelaku UMKM setempat. Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan ini dirancang untuk meningkatkan daya tarik wisata Pantai Pasir Padi sebagai ikon pariwisata Kota Pangkalpinang sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian lokal. Sementara itu, perwakilan masyarakat dan UMKM menekankan pentingnya adanya solusi yang adil agar keberadaan mereka tetap terakomodasi dan tidak dirugikan oleh proses pembangunan. Rapat kemudian menghasilkan komitmen bersama untuk menata kawasan Pantai Pasir Padi secara lebih terarah, bersih, dan nyaman, sekaligus memastikan keberlangsungan usaha masyarakat. Pemerintah dan para pihak yang hadir sepakat untuk mencari skema terbaik yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan fasilitas modern dan perlindungan terhadap kepentingan UMKM sebagai bagian penting dari denyut ekonomi lokal.

Apel Seluruh ASN dan PHL Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang terkait Kalender Event Tahun 2025

Apel Seluruh ASN dan PHL Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang terkait Kalender Event Tahun 2025

Admin | 06 Jan 2025

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkungan Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang mengikuti apel bersama yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk konsolidasi internal sekaligus untuk membahas kesiapan serta memperkuat koordinasi dalam menyukseskan penyelenggaraan Kalender Event Pariwisata Kota Pangkalpinang Tahun 2025. Dalam arahannya, Pj Wali Kota menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah dan dukungan penuh masyarakat dalam memaksimalkan potensi wisata yang dimiliki daerah. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah penanganan kebersihan kawasan Pantai Pasir Padi sebagai ikon wisata unggulan, yang diharapkan mampu memberikan daya tarik lebih bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara. Selain itu, melalui apel bersama ini pemerintah kota juga mendorong peningkatan partisipasi aktif masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas lokal dalam mendukung program-program strategis kepariwisataan, sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif serta citra Kota Pangkalpinang sebagai destinasi wisata berkelas.  

ISI DATA KALENDER EVENT PANGKALPINANG 2025

ISI DATA KALENDER EVENT PANGKALPINANG 2025

Admin | 23 Dec 2024

Dalam rangka menyusun Kalender Event 2025 untuk mendukung kemajuan pariwisata Kota Pangkalpinang, kami mengundang Bapak, Ibu, dan Rekan-rekan sekalian untuk berpartisipasi dalam menginformasikan event yang akan diselenggarakan oleh OPD, Event Organizer, atau Perusahaan Bapak/Ibu pada tahun 2025. untuk mengisi data event silahkan scan barcode atau dapat mengakses link yang dibawah ini. Link Isi Data Event untuk OPD Link Isi Data Event untuk EO **Batas akhir pengisian Desember 2024 Mari bersama-sama menjadikan Kota Pangkalpinang semakin menarik dan dikenal luas melalui rangkaian event yang inspiratif dan berkelas!

Festival Layangan 2024 Sukses Meriahkan Pantai Pasir Padi

Festival Layangan 2024 Sukses Meriahkan Pantai Pasir Padi

Admin | 06 Nov 2024

Festival Layangan 2024 yang digelar pada 2-3 November di Pantai Pasir Padi, Bangka Belitung, sukses menarik perhatian ribuan pengunjung yang hadir untuk menyaksikan rangkaian acara penuh warna dan budaya. Diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata  Kota Pangkalpinang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Kebudayaan DK Jakarta, dan berbagai stakeholder lainnya, festival ini menjadi momen yang penuh antusiasme, baik bagi peserta maupun masyarakat sekitar. Diikuti oleh 10.000 peserta, acara Color Run menjadi salah satu daya tarik utama pada hari kedua festival, yang dibuka sejak pukul 06.30 WIB. Kegiatan jalan santai ini dipenuhi warna dan kegembiraan, serta menawarkan berbagai doorprize menarik yang semakin memeriahkan suasana. Perlombaan layangan juga menjadi sorotan utama, terutama Lomba Layangan Sawangan yang diikuti oleh 80 peserta dari berbagai daerah Bangka Belitung, dan Lomba Layangan Hias 3D yang menyuguhkan kreasi layangan unik di langit Pantai Pasir Padi. Tidak hanya itu, Festival Layangan 2024 juga menyajikan beragam hiburan yang melibatkan berbagai bakat lokal, seperti Pangkalpinang Talent Show yang menampilkan seni musik tradisional, tarian, dan band-band lokal. Kreativitas anak-anak Bangka Belitung pun tersalurkan melalui Lomba Mewarnai dan Lomba Melukis yang diikuti oleh 85 peserta anak-anak dan 31 remaja dengan tema "Pesona Layangan". Sementara itu, Bazar UMKM yang diikuti oleh 110 pelaku usaha lokal menambah keramaian dengan menawarkan berbagai produk khas seperti makanan, minuman, kerajinan tangan, dan kain batik cual Bangka Belitung. Berbagai penampilan seni dari DK Jakarta, seperti Gambang Kromong dan Fashion Carnival, turut menambah nuansa budaya yang semakin memperkaya Festival Layangan 2024. Di akhir acara, penonton juga dihibur dengan musik dari DJ Disco Randa yang membangkitkan semangat para pengunjung hingga acara ditutup. Festival Layangan 2024 ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak yang terlibat. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder, baik dari pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, serta para peserta dan pengunjung yang telah bersama-sama menyukseskan festival ini. Semoga kegiatan ini dapat terus mempersatukan masyarakat serta memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi wisata Bangka Belitung.

Festival Layangan Siap Meriahkan Pantai Pasir Padi, 2-3 November 2024

Festival Layangan Siap Meriahkan Pantai Pasir Padi, 2-3 November 2024

Admin | 31 Oct 2024

Pantai Pasir Padi, Bangka Belitung, akan segera dipenuhi warna-warni layangan dan berbagai kegiatan menarik dalam Festival Layangan yang diselenggarakan pada tanggal 2 dan 3 November 2024. Acara ini diadakan oleh Dinas Pariwisata bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Kebudayaan DK Jakarta, dan sejumlah stakeholder lain yang mendukung kelancaran festival ini. Festival Layangan ini menghadirkan berbagai perlombaan dan hiburan untuk dinikmati oleh seluruh pengunjung, dengan rangkaian acara yang meliputi: Lomba Layangan Sawangan: Diikuti oleh 80 peserta dari berbagai daerah di Bangka Belitung, lomba ini menampilkan layangan besar yang unik dan menghasilkan suara khas ketika diterbangkan, menambah semarak festival. Lomba Layangan Hias / 3D: Layangan hias 3D dengan berbagai bentuk dan ukuran akan menghiasi langit Pasir Padi, menyuguhkan keindahan yang menarik perhatian. Beragam bentuk kreatif dari para peserta dijamin menambah daya tarik acara ini. Color Run: Acara jalan santai yang seru dengan hadiah doorprize menarik. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengajak peserta untuk lebih dekat dengan alam sambil menikmati keindahan Pantai Pasir Padi. Pangkalpinang Talent Show: Ajang bagi peserta untuk menampilkan bakatnya, mulai dari band, tarian, musik tradisional, dan lainnya, sehingga memberi ruang bagi seniman lokal untuk bersinar. Lomba Melukis: Lomba ini diikuti oleh 31 peserta berusia 10 hingga 25 tahun yang mengusung tema “Pesona Layangan,” mengajak mereka berkreasi dalam menyampaikan keindahan layangan lewat lukisan. Lomba Mewarnai: Sebanyak 85 anak-anak usia 5 hingga 9 tahun akan ikut serta dalam lomba ini, mengasah kreativitas mereka dalam mewarnai dengan tema layangan. Bazar UMKM: Menampilkan beragam produk lokal, mulai dari makanan dan minuman hingga kerajinan tangan serta pakaian batik cual khas Bangka Belitung. Bazar ini melibatkan 152 pelaku usaha lokal dari Pangkalpinang dan sekitarnya. Jadwal Acara Pada hari Sabtu, acara akan dimulai pukul 09.00 WIB dengan Pangkalpinang Talent Show, diikuti oleh lomba mewarnai, lomba melukis layangan, lomba layangan hias / 3D, dan lomba layangan sawangan. Pada hari Minggu, acara dibuka dengan Color Run pukul 06.00 WIB, dilanjutkan dengan pertunjukan seni khas seperti dincak dambus, tarian dari DKI Jakarta, Gambang Kromong DKI Jakarta, serta Fashion Carnival dari Pangkalpinang dan Jakarta. Acara juga diramaikan dengan pertunjukan DJ Disco Randa, pembagian doorprize, lomba layangan sawangan, dan bazar UMKM. Ayo, seluruh lapisan masyarakat Bangka Belitung! Jangan lewatkan kesempatan untuk turut berpartisipasi dan memeriahkan Festival Layangan 2024 di Pantai Pasir Padi. Mari kita ramaikan acara ini bersama-sama, dukung kreativitas dan budaya lokal, serta nikmati keseruan dan keindahan yang akan memukau kita semua. Sampai jumpa di Festival Layangan!